Kenalan Dengan BI Checking SLIK

Kita sering mendengar kata BI Checking terutama di dunia “pinjaman hipotek”. Mari kita bayangkan banyak cek yang mengatakan “hanya” yang bisa dilakukan dan diketahui oleh lembaga keuangan / bank. Tapi tahukah Anda apa sebenarnya apa BI Checking itu? Mari kita baca beberapa informasi tentang BI Checking yang diambil dari berbagai sumber. Ini bisa bermanfaat

BI Checking adalah laporan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia yang berisi sejarah kredit / pelanggan perbankan atau lembaga keuangan non-perbankan. Nasabah kredit positif atau negatif dicatat dalam data BI Checking pada Sistem Informasi Debit Bank Indonesia (SID). Laporan ini dapat diakses oleh semua bank dan lembaga keuangan non-perbankan yang merupakan anggota CIS di seluruh Indonesia. BI Checking juga mencakup masalah pembayaran kembali pinjaman reguler atau penagihan yang sering dikutip.

Akumulasi adalah deskripsi kondisi yang mendasari dan pembayaran bunga pinjaman, serta kemungkinan pembayaran kembali pinjaman. Penagihan pinjaman berarti mengklasifikasikan pinjaman berdasarkan pembayaran kembali pinjaman reguler atau tidak teratur, baik pinjaman pokok maupun pinjaman. Penagihan hutang terdiri dari lima jenis:

  1. Kredit lancar
    Kredit lancar adalah kredit yang berjalan dengan lancar atau memuaskan, artinya semua kewajiban (bunga atau angsuran pokok pinjaman dikelola dengan baik oleh pelanggan).
  2. Kredit perhatian khusus (DPK)
    Kredit perhatian khusus adalah kredit yang dalam 1-2 bulan sejak mutasi dimulai, debitor mulai membayar.
  3. Kredit tidak lancar
    Pinjaman tidak lancar, yaitu pinjaman jangka pendek 3 atau 6 bulan, pembayaran bunga atau utang pokok buruk. Upaya telah dilakukan untuk mendekati, tetapi hasilnya masih buruk.
  4. Kredit diragukan
    Pinjaman yang diragukan, yang merupakan pinjaman yang tidak biasa dan telah diperoleh dan tidak dapat dilunasi oleh debitur yang bersangkutan.
  5. Kredit macet
    Kredit macet merupakan kelanjutan dari upaya likuidasi atau mengaktifkan kembali kredit tidak lancar dan tidak berhasil, sehingga kredit tersebut diklasifikasikan sebagai kredit macet.

PENGARUH PERTUMBUHAN TERHADAP PRESENTASI KREDIT

  • Secara umum, lembaga keuangan menganggap koleksi sebagai:
  • Pengumpulan 1: Aplikasi kredit akan diproses dan kemungkinan besar disetujui
  • Kolektibilitas 2: Aplikasi kredit dapat diproses, tetapi aplikasi itu juga dapat ditolak. Jika masih diproses, lembaga keuangan akan mencari tahu mengapa, untuk beberapa alasan itu dapat ditoleransi atau karena situasi komersial pelanggan potensial mulai menimbulkan masalah (orang menyebutnya “batuk”)
  • Koleksi 3, 4, 5 – Aplikasi kredit dengan 3-5 kolektif umumnya ditolak segera

BAGAIMANA ANDA MENDAPATKAN BI CHECKING?

Untuk menjaga reputasi Anda terpelihara dengan baik di mata lembaga keuangan berikut, kami sarankan:

  • Jangan biarkan tunggakan kredit bahkan rupee. dalam sistem tunggakan yang masih dicatat sebagai tunggakan, jika Anda tidak membayarnya, lambat laun mereka akan menjadi kredit macet.
  • Setiap kali Anda membayar pinjaman di bank atau lembaga keuangan non-bank, mintalah bukti pembayaran pinjaman. Ini terjadi jika ada ketidakakuratan dalam BI Memeriksa data atas nama Anda.
  • Sebelum mengajukan kredit / pinjaman, lakukan pemeriksaan ganda di toko Bank Indonesia terdekat, minta staf BI Anda untuk menjelaskan “reputasi” Pemeriksaan BI.